[eBook] Teknologi Pembibitan Ternak Sapi

Teknologi Pembibitan Ternak SapiDahulu pembibitan merupakan salah satu usaha di bidang peternakan yang kurang diminati oleh perusahaan besar feedlot. Namun sekarang dengan adanya peraturan dari pemerintah tidak ada alasan bagi perusahaan feedlot untuk mengelak dari pembibitan. Memang harus diakui bahwa usaha pembibitan berjalan sangat lambat dibandingkan dengan usaha peternakan lainnya. Namun dengan banyak investor dan modal yang besar, seharusnya tentu tidak menjadi kendala. Usaha pembibitan rakyat juga masih berjalan di tempat. Sehingga perusahaan sangat senang untuk mengimpor bibit bakalan dari negara lain.

Setiap bulan hampir sekitar 100.000 ekor sapi diimpor dari Australia. Dengan asumsi harga bobot hidup per kilogramnya Rp 20.000,00 dan rata-rata bobot yang diimpor 250 kg, maka uang yang harus dikeluarkan sebesar (20.000 x 250 x 100.000) yaitu 500 milyar rupiah. Apabila kurs 9.300 maka dollar yang dikeluarkan yaitu sekitar 53 juta dollar. Setiap bulan Indonesia mengeluarkan uang dollarnya untuk Australia sebanyak itu. Kalau menurut opini saya, hal tersebut sangat bodoh untuk dilakukan dan sayangnya sudah bertahun-tahun lamanya kegiatan impor ini terus berjalan.

Pemerintah benar-benar boros dan kurang tanggap dalam hal ini. Entah siapa yang hendak disalahkan. Yang jelas dengan uang sebesar 500 milyar rupiah, sudah cukup untuk membibitkan ternak sapi. Baca pos ini lebih lanjut