[eBook] Metode Analisis Biologi Tanah

Saya tidak tahu apa isinya da tidak tertarik membaca ini karena bukan bidang saya. Hanya ingin menambah posting saja dan melengkapi koleksi yang sudah ada. Haha… Kalau pun sudah banyak yang punya, ya itung-itung saya termasuk yang menambah link download bagi teman-teman…

Semoga bermanfaat… Baca pos ini lebih lanjut

[Jurnal] JITV 1995 – 1996 Volume 1 (3)

Kali ini saya menggabungkan jurnal dari Balitnak yang ketiga. Tidak seperti edisi sebelumnya yang memuat 12 jurnal. Jurnal kali ini hanya memuat 11 jurnal (kalau saya tidak salah hitung) dan terdiri dari 63 halaman. Nah langsung saja bagi yang mau mengunduh, saya ucapkan selamat mengunduh dan semoga bermanfaat…

Bangga Menjadi Mahasiswa PeternakanBaca pos ini lebih lanjut

Ayo Uji Ilmu dan Wawasan Kita Tentang Dunia Peternakan!

Saya bukanlah orang yang pintar, saya mengakui hal itu, akan tetapi pada dasarnya manusia yang waras dan sehat itu tidak bodoh, hanya perlu belajar sesuai dengan keinginan dan bidangnya dan kemudian jika sudah menguasai akan disebut ahli (orang yang pintar nih). Kali ini saya mau mengajak teman-teman khususnya pelajar dan mahasiswa peternakan untuk mengetes kemampuan masing-masing, silahkan dinilai sendiri saja secara jujur. Saya akan membuat daftar soal yang umum dan kemungkinan besar, besok saat ujian skripsi maupun saat melamar kerja dan di masyarakat pun akan ditanya. Tidak sulit tetapi hanya perlu kita ingat selalu agar kita tidak dianggap sarjana atau akademisi yang “botol lampu” (Bodoh Tolol Lambat Pula). Ahihihi…

Sobat silahkan langsung dijawab tanpa membuka buku atau referensi apa pun, ini untuk mengetahui sejauh mana ilmu kita terhadap hal sepele di bidang peternakan…

Kalau pertanyaannya cocok untuk unggas, maka jawablah untuk unggas, kalau cocok untuk ruminansia, maka jawablah untuk ruminansia, dst. Jangan bertanya untuk bangsa apa. Akan tetapi bertanggung jawablah. Misal, sobat menjawab susu yang dihasilkan sapi 15 L, maka tanggung jawablah dengan menyebut bangsa ternak dan iklim. Kalau sapi FH tentu produksinya akan berbeda antara di Indonesia dengan di Belanda walau bangsanya sama. Akan tetapi kalau PFH tentu sama karena ada di iklim tropis Indonesia. Jawab juga dengan produksi maksimal yaitu dengan asumsi manajemennya baik. Berikut pertanyaannya :

  1. Sapi
  2. Kerbau
  3. Kuda
  4. Kambing
  5. Domba
  6. Kelinci
  7. Ayam
  8. Itik
  9. Mentok
  10. Angsa
  11. Puyuh
  12. Babi
  1. Kapan dan Berapa lama siklus birahi untuk ternak di atas?
  2. Kapan ternak sudah mencapai dewasa kelamin untuk jantan dan betina dari ternak di atas?
  3. Berapa bobot badan dan umur ternak yang tepat untuk dikawinkan untuk ternak di atas?
  4. Umur berapa dan saat sudah berproduksi ke berapa pengafkiran dilakukan?
  5. Berapa jam setelah birahi saat yang tepat untuk mengawinkan ternak?
  6. Berapa lama bunting dan mengeram ternak di atas?
  7. Berapa bobot normal anak yang dilahirkan/ditetaskan?
  8. Berapa bobot telur yang normal pada ternak unggas tersebut?
  9. Berapa bobot dewasa masing-masing ternak?
  10. Berapa produksi telur dan produksi susu ternak di atas dalam satu periode dan satu hari?
  11. Pada periode dan umur berapa puncak produksi masing-masing ternak?
  12. Ternak apa yang secara rata-rata memiliki kualitas susu paling baik?
  13. Berapa liter urine yang dihasilkan masing-masing ternak dan berapa banyak feses yang dihasilkan?
  14. Berapa rasio pejantan dan betina yang paling baik untuk pembibitan?
  15. Bagaimana membedakan antara ternak jantan dan betina pada unggas yang ada di atas?
  16. Bangsa sapi apa yang produksi susunya paling tinggi?
  17. Bangsa sapi apa yang PBBH-nya paling tinggi dan sapi apa yang bobotnya paling berat?
  18. Sebutkan macam-macam strain ayam yang teman-teman ketahui!
  19. Sebutkan ternak pedaging dan petelur untuk masing-masing unggas (ayam, itik, angsa, mentok, puyuh) (Kalau bisa lebih dari satu untuk masing-masing bangsa)
  20. Sebutkan ternak pedaging dan perah untuk bangsa domba, kambing, sapi, dan kerbau! (Kalau bisa lebih dari satu untuk masing-masing bangsa)
  21. Sebutkan macam-macam legum dan rumput!
  22. Secara umum legum apa yang paling baik dan rumput apa yang paling baik mencakup kandungan dan produktifitas serta kemudahan dalam perawatan?
  23. Berapa kebutuhan pakan untuk ternak di atas dari mulai kecil (bayi, pedet, cempe, dod, doc, dst.) sampai dewasa?
  24. Berapa luas kandang yang tepat untuk masing-masing ternak, sedangkan ternak unggas, berapa ekor untuk tiap meternya? (Dimulai dari kecil sampai dewasa)
  25. Berapa jumlah pertanyaan yang bisa teman-teman jawab secara tepat dan tidak ragu?

Bagaimana teman-teman dengan pertanyaan di atas? Tentu saja pertanyaan tersebut sangat umum dan wajib kita ketahui karena kita menyandang predikat sebagai “akademisi peternakan”. Nah kalau ada yang mau menambahkan dan mengkritisi, silahkan saja. Yang penting bertanggung jawab key…

Selamat Membuka Wawasan…

[eBook] Petunjuk Praktis – Perkandangan Sapi

Dalam usaha/industry peternakan dimana di dalamnya menyangkut pemeliharaan ternak, maka tidak mungkin lepas dari perkandangan. Banyak sekali manfaat yang diperoleh apabila memiliki perkandangan yang baik. Eit tunggu dulu, perkandangan yang baik itu tidak harus selalu mahal lho dan kandang yang mahal juga belum tentu bagus kalau tidak memperhatikan kaidah-kaidah pembuatan kandang. Emang ada ya kaidah-kaidah pembuatan kandang? Tentu ada donk. Mau dikasih satu contoh?

Baiklah, menentukan arah kandang. Ini termasuk dalam kaidah pembuatan kandang. Hayo, arah mana yang tepat? Kanan? Kiri? Utara? Selatan? Barat? Timur? Nah, mau tahu jawabannya, tunggu aja ebook-ebook selanjutnya yang membahas tentang perkandangan secara lengkap. Kalau ebook yang satu ini hanya membahas secara umum, tetapi sudah oke punya juga koq.

Baiklah, untuk mengunduh Baca pos ini lebih lanjut

[eBook] Petunjuk Praktis – Pengukuran Ternak Sapi Potong

Gak percaya pada penjual baik itu daging, sayuran, ayam, dan lainnya karena timbangan yang digunakan dimanipulasi? Bawa aja timbangan sendiri dari rumah. Kalau Cuma beban 5 – 10 kg mungkin masih ringkas. Lah kalau untuk timbangan sapi yang notabene sapi itu beratnya ratusan kilogram, apa masih mau membawa timbangan? Ya silahkan saja kalau memang mau, gak ada salahnya. Tapi sebagian orang mungkin menganggap hal tersebut kurang praktis. Lalu bagaimana caranya? Apa ada metode tertentu? Tentu saja ada, baca deh ebook yang satu ini, dijamin kemana-mana mau beli sapi gak akan bawa lagi yang namanya timbangan yang berat-berat itu. Lalu bagaimana akurasinya? Tentu saja sudah ada jawaban yang pas untuk itu, males ah mau menjawab, mending baca sendiri aja… ahihihihi…

Awalnya (berkisah nih), para blantik (sebutan untuk “pembeli ternak untuk kemudian dijual lagi” untuk tujuan tertentu) begitu mudah menakar atau mengira-ngira bobot badan sapi. Koq bisa ya? Baca pos ini lebih lanjut