Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H, Maaf Untuk Posting Yang Kurang Berkenan…

Hampir semua umat muslim merayakan kemenangan di bulan Syawal yang merupakan bulan kemenangan bagi umat muslim. Berbagai cara dan acara diadakan untuk merayakan kemenangan tersebut. Lantas apakah ada yang belum merayakan? Karena di kalimat awal posting saya menggunakan kata “Hampir” yang berarti belum semuanya merayakan. Siapa saja yang tidak merayakan? Atau siapa saja yang merayakan tetapi sebenarnya tidak merayakan?. Hanya Dia Yang Maha Mengetahui.

Mas bro dan mbak sis semuanya, beruntung bagi kita jika mampu melewati Ramadhan dengan sukses yang banyak ulama dan ustadz membuat perincinan tentang orang yang sukses melewatinya. Di sini saya tidak sedang berceramah, hanya saja mengajak dan mengingatkan kita untuk senantiasa berbuat baik dan berkontribusi dalam banyak hal terutama dalam bidang kita yaitu peternakan.

Mari kita review selama setahun terakhir apakah kita layak untuk merayakan kemenangan? Mungkin kita sudah berbuat baik untuk diri kita sendiri tetapi belum untuk umat dan masyarakat. Lho kok bisa? Ya bisa saja karena kita harus menyeimbangkan hubungan secara vertikal dan juga secara horizontal. Nah ayo mas bro dan mbak sis kita lanjutkan apa yang telah kita perbuat dalam hal baik dan kita perbaiki apa yang belum berjalan baik dan kita tinggalkan hal yang tidak baik.

Kalau saya boleh usul, mas bro dan mbak sis tentu punya pulpen dan nota bukan? Kalau belum, silahkan beli atau bagi yang memiliki ponsel pintar (smartphone) silahkan menggunakan aplikasi notes yang ada. Cukup kita tulis setiap keburukan kita yang telah dibuat mulai detik ini sampai bertemu ramadhan selanjutnya. Kesalahan sekecil apa pun itu. Misal kita pernah membayangkan wanita cantik, tulis saja. Atau kita pernah menggerundel (ngomel sendiri), tulis saja. Atau kita pernah misuh (memaki), tulis saja. Dan lain sebagainya. Sholat kita terlambat, bila perlu kita tulis juga, pokoknya hal sepele apa pun itu sampai hal yang besar, mudah-mudahan tidak ada. Amin…

Nah nanti baru beberapa hari berjalan sudah begitu banyak kesalahan kita yang tertulis, alangkah malunya kita pada diri sendiri yang membuat kita akan lebih memperbaiki sehingga di hari-hari berikutnya akan semakin sedikit kesalahan kita sehingga nanti pada ramadhan yang ke sekian, kesalahan tersebut menjadi begitu minim dan kita pun tetap merasa malu, yang menandakan bahwa kita malun untuk berbuat mungkar sekecil apa pun itu.

Gampang, simpel, dan sederhana. Begitu juga dengan ilmu kita di bidang ini. Bila bertemu teman-teman, coba kita minta tolong untuk bertanya kepada kita tentang dunia peternakan yang kita belum ketahui. Misalnya kita bisa menjawab, maka dilanjutkan dengan pertanyaan lain sampai kita tidak bisa menjawab. Setiap pertanyaan yang belum bisa kita jawab, maka tulislah di nota yang kita bawa atau aplikasi notes di ponsel. Mudah-mudahan dengan cara yang simpel dan bodoh ini kita lebih baik untuk ke depannya.

Konsep berpikir saya juga simpel “Kalau ada cara lebih mudah kenapa yang sulit yang kita pilih?”. Tentu saja saya sangat menghargai mas bro dan mbak sis yang mempunyai konsep lain.

Dalam berbuat baik tidak perlu pamer, tidak perlu riya, dan cukup kita, malaikat, serta Dia saja yang tahu. Tenang mas bro, untuk tergolong orang baik tidak harus panjang janggut karena hormon kita tidak sama, ada yang subur untuk produksi rambut, ada pula yang tidak. Tidak harus pakai jubah untuk dibilang baik, karena tidak semua dari kita punya rezeki yang melimpah untuk membeli jubah. Tidak harus menjadi musafir, tidak harus menjadi ustadz, tidak harus ini, tidak harus itu. Yang penting adalah ” Just Be Your Self”, tentunya kita punya dua panduan yang sangat benar yaitu Kitabullah wa Sunnatur Rasul. Jadilah diri kita dengan pedoman tersebut. Saat kita memilih dunia peternakan, ini juga bisa menuntun kita ke syurga. Bukankah Rasul juga pernah menjadi peternak?

Pesan terakhir saya di posting ini (bukan pesan kematian lho), saya menghimbau kepada diri saya pribadi dan mengajak teman-teman untuk senantiasa meningkatkan SECARA BERTAHAP kualitas hidup kita.

Chayo dunia peternakan, Selamat merayakan Hari Kemenangan! Semoga kita lebih baik lagi…

Perihal Dede Ardiansyah Putra
Alumni Sarjana Peternakan Universitas Sebelas Maret Surakarta

Berkomentar Please?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: