Ternak Organik

Wah menjelang sore masih bingung mau ngapain. Padahal masih banyak tugas dan skripsi yang menanti. Berharap dengan menulis akan muncul inspirasi. Akhirnya dapat juga yaitu menulis di blog yang pastinya masih tentang itu-itu saja. Share ebooklah, share infolah, padahal yang seperti itu juga banyak di website atau media massa yang lain. Setidaknya hal yang bisa aku lakukan ya seperti itu.

Baiklah kali ini, enaknya menulis tentang “Ternak Organik”. Nama yang cukup asing dan aneh karena biasanya yang terdengar dengan kata “organik” yaitu bahan organik, sampah organik, tanaman organik, dan sebagainya. Lah kok bisa namanya “Ternak Organik”??? Let’s check it out…

Ternak organik memiliki defenisi yang sangat beragam. Dengan mengetikkan kata tersebut di mesin pencarian (search engine), akan banyak muncul defenisi yang berbeda-beda namun intinya tetap sama. Untuk lebih mudahnya mari membandingkan “Ternak Organik” dengan “Tanaman Organik” atau “Pertanian Organik”. Tanaman Organik merupakan tanaman yang bebas dari zat kimia seperti pupuk, pestisida, dan sebagainya. Itu cara yang paling mudah untuk memahami. Lalu hal tersebut juga berlaku di dunia peternakan yaitu “Ternak Organik”. Ternak Organik yaitu ternak yang dihasilkan dari pemeliharaan yang tanpa menggunakan zat-zat kimia berbahaya dan zat-zat lainnya yang dianggap berbahaya. Zat-zat tersebut seperti vaksin, dan suplementasi berbahaya lainnya. Saat ini sudah dimungkinkan untuk tidak memvaksin ternak serta menghasilkan kualitas daging yang baik untuk kesehatan seperti rendah lemak, kolesterol, dan lainnya. Mengapa bisa demikian ya? Baiklah mari kita lanjutkan.

Penyakit merupakan musuh besar bagi industri peternakan. Oleh karena itu banyak obat yang dibuat agar dapat menyembuhkan penyakit yang terkadang obat-obat tersebut berbahaya dan meninggalkan residu dalam produk ternak seperti daging. Akan tetapi alangkah lebih baiknya jika semboyan “Lebih baik mencegah dari pada mengobati” diterapkan. Hal inilah yang menjadi acuan bagi industri peternakan. Banyak cara pencegahan penyakit, salah satunya dengan pemberian vaksin. Dengan divaksin baik itu vaksin yang virusnya dilemahkan, maupun yang sudah dalam keadaan mati, atau model lainnya jika ada, akan membentuk antibody pada tubuh ternak sehingga ternak akan lebih tahan terhadap serangan penyakit tertentu. Pada ayam ras misalnya ada vaksin IB, Gumboro, dan sebagainya.

Salah satu cara untuk membuat ternak bebas dan tahan penyakit tanpa vaksin, yaitu dengan memberikan berbagai bentuk vitamin maupun suplemen baik itu diberikan secara terpisah dari ransum, maupun pemberian dengan dicampurkn air minum, serta pemberian secara langsung. Apa sih yang diberikan? Banyak teman, berbagai zat yang menguntungkan dapat diberikan yang terpenting zat tersebut mampu menambah kekebalan tubuh serta menambah produktivitas ternak. Kita ambil contoh asam lemak tak jenuh. Asam ini memiliki banyak manfaat dan salah satu manfaatnya yaitu menambah kekebalan tubuh. Banyak referensi tentang hal ini. Teman-teman bisa mengunduh di website Universitas ternama di Indonesia baik itu dalam bentuk penelitian jurnal, skripsi, tesis, dan karya-karya lain. Di lain waktu akan saya share yang membahas tentang manfaat asam lemak tak jenuh ini. Mari kembali ke tema, asam ini banyak terdapat di ikan laut dan yang lebih murah bisa didapatkan dalam bentuk minyak ikan seperti ikan tuna dan lemuru.

Lalu apa lagi selain itu? Masih banyak kawan. Segala sesuatu yang bisa mencegah datang dan berkembangnya parasit tentu saja bisa digunakan asal tidak berbahaya. Saat ini sedang ditulis, yang sedang marak digunakan yaitu lisin dan metionin. Tentunya masih banyak hal baru yang belum dicoba, so apakah yang selanjutnya kita yang mencobanya? Well, siapa tahu…

Perihal Dede Ardiansyah Putra
Alumni Sarjana Peternakan Universitas Sebelas Maret Surakarta

Berkomentar Please?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: