Mengenal Kambing Peranakan Etawa

Dalam arti wikipedia teman-teman akan mendapati bahwa kambing peranakan etawa (PE) merupakan persilangan antara kambing jamnapari atau etawa dgn kambing lokal (kacang). Tapi teman, sebenarnya ada kontroversi tentang penyebutan nama dan arti dari Peranakan Etawa tersebut. Mau tahu apa itu kontroversinya? Ayo simak paragraf selanjutnya dan mari kita berdiskusi…

Dalam pendapat pertama dan mayoritas tapi belum tentu bener lho, Kambing PE itu merupakan persilangan antara kambing lokal (kacang) dgn kambing etawa dan menghasilkan anak yg perawakannya mirip dgn kambing etawa tetapi mampu beradaptasi dgn iklim dan cuaca di Indonesia seperti halnya kambing lokal tersebut. Menurut banyak buku yg beredar di toko terutama Gra**d*a, pengertian itulah yg banyak beredar. Nah, sedangkan hasil persilangan yg perawakannya mirip dgn kambing kacang disebut kambing jawarandu.

Sedangkan pendapat kedua yg juga pendapat mayoritas tetapi mayoritasnya dari daerah pusat pengembangan kambing PE di Indonesia yaitu Kaligesing dan juga secara harfiah, kambing PE itu adalah kambing etawa asli dari India yg telah lama beradaptasi dgn iklim di Indonesia sehingga keturunan yg dihasilkan telah mampu menyesuaikan dgn kondisi iklim di Indonesia atau istilah lainnya kambing etawa yg telah beraklimatisasi dgn iklim di Indonesia. Inilah yg disebut dgn Peranakan Etawa (PE) dan selanjutnya disebut dgn Kambing Etawa Kaligesing dan sebelumnya dgn sebutan kambing PE ras kaligesing. Hasil persilangannya dgn kambing lokal menghasilkan kambing jawarandu, dsb.

Nah, mana yg mau kita ambil dan mana yg benar? Dalam opini saya pendapat kedualah yg benar sebab pusat pertama kali kambing etawa di Indonesia yaitu di Kaligesing, Purworejo, Jawa Tengah. Penduduk sekitar banyak yg mengetahui bahwa bangsa kambing ini adalah murni bangsa Etawa. Yg kedua istilah “Peranakan” diberikan karena ternak tersebut beranakn di daerah tersebut bukan karena persilangan. Sebab jika kambing lokal dibawa ke India dan disilangkan disana belum tentu namanya menjadi PE. “Peranakan” diberikan untuk menjaga identitas asli tetapi tidak tinggal di tempat asli. Yg ketiga seandainya pun benar bahwa kambing etawa dgn kambing kacang disilangkan mjd kambing Peranakan Etawa maka seharusnya kambing jawarandu juga berhak dilabeli kambing Peranakan Etawa dan kenapa bukan Peranakan Kacang saja?

Finally saya berasumsi dgn alasan di atas bahwa kambing PE yaitu kambing etawa yg telah beraklimatisasi dgn kondisi iklim di Indonesia serta berkembang biak pula. Lantas bagaimana bisa pendapat pertama bisa begitu berkembang sehingga menciptakan asumsi seperti sekarang ini? Para ahli peternakan seperti dosen juga banyak salah tentang pengertian ini hanya sebagian kecil yg benar dan paham itulah sebabnya mahasiswa lulusannya banyak yg keliru dalam mengartikan hal tersebut.

Bagaimana menurut kamu?

Perihal Dede Ardiansyah Putra
Alumni Sarjana Peternakan Universitas Sebelas Maret Surakarta

One Response to Mengenal Kambing Peranakan Etawa

  1. Ping-balik: [eBook] Petunjuk Teknis – Sistem Perbibitan Sapi Potong « SEPUTAR INFO TENTANG DUNIA PETERNAKAN

Berkomentar Please?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: