Asyiknya Beternak

Banyak orang menganggap bahwa peternakan itu bau, kotor, jorok, dan seterusnya…

Semua alasan di atas memang benar dan tidak bisa dipungkiri memang seperti itu adanya. Tapi bagi peternak, akademisi peternakan, dan lembaga terkait, serta pencinta ternak akan memiliki pandangan yang berbeda. Berikut perbedaan yang ada menurut versi saya:

Kotoran

  • Bagi yang suka, kotoran justru dianggap lahan bisnis karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Bagi petani ini sangat bermanfaat bagi tanaman mereka apalagi saat ini sedang ngetren tanaman organik yang pupuknya menggunakan kotoran ternak baik itu feses dan urin.
  • Bagi yang tidak atau kurang suka, kotoran itu hal yang bau, jorok, dan sebagainya.

Ternak

  • Bagi yang suka, pasti akan menyayang ternaknya bahkan banyak yang menangisi saat ternaknya mati. Tidak jarang terkadang ternaknya justru lebih prioritas dibandingkan yang lain. Ambil contoh, pecinta burung, ayam ketawa, kambing Peranakan Etawa, sapi Madura, dan sebagainya.
  • Bagi yang tidak suka, berbagai macam alasan bisa digunakan.
  • Bagi yang alergi, hal ini memang wajar dan harap maklum. Banyak yang terkena alergi bulu, dan sebagainya. Tetapi hal itu belum tentu menjadikan mereka tidak suka peternakan.

Merusak lingkungan

  • Ini fakta yang tidak bisa dipungkiri. Tetapi industri peternakan saat ini khususnya di negara maju, sudah memperhatikan hal ini dengan serius sehingga banyak teknologi hadir dari yang sederhana sampai kompleks. Sebagai contoh, gas metan yang dihasilkan peternakan, dapat diolah menjadi sumber tenaga listrik.
  • Tanpa peternakan, pertanian juga tidak akan maju. Kenapa? ya jelas, dari mana pupuk komposnya? pupuk organik cair? Tidak mungkin untuk menggunakan pupuk kimia secara terus-menerus. Berbagai penelitian telah mengungkapkan dampak negatif pupuk kimia baik bagi tanaman maupun manusia sebagai konsumen.

Menurut saya, 3 poin di atas umumnya menjadi alasan utama suka dan tidak suka, pro dan kontra terkait peternakan. Well, tergantung individu masing-masing. Yang pasti, kita memerlukan konsumsi protein hewani baik daging, susu, dan telur untuk melengkapi kebutuhan gizi kita. Jadi mau tidak mau bagi yang tidak suka dengan dunia peternakan, setidaknya pernah mengkonsumsi produk peternakan baik berupa olahan seperti nugget, susu, sosis, yoghurt, rendang, dan lainnya….

Perihal Dede Ardiansyah Putra
Alumni Sarjana Peternakan Universitas Sebelas Maret Surakarta

Berkomentar Please?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: